Menelusuri Kuliner Probolinggo Paling Legendaris dan Wajib Dicoba Wisatawan

Selasa, 27 Januari 2026 | 09:55:27 WIB
Menelusuri Kuliner Probolinggo Paling Legendaris dan Wajib Dicoba Wisatawan

JAKARTA - Probolinggo bukan hanya kota persinggahan sebelum menuju Gunung Bromo. Di balik perannya sebagai transit, kota ini menyimpan ragam kuliner legendaris yang kaya rasa dan bumbu khas Jawa Timur.

Setiap hidangan di Probolinggo mencerminkan karakter kuliner tapal kuda Jawa Timur. Dari soto bening hingga rawon pekat, semua disajikan dengan cita rasa berani dan otentik.

Mulai dari makanan berat hingga minuman tradisional berbasis rempah, kota ini menawarkan pengalaman kuliner yang lengkap. Wisatawan bisa menikmati sajian lokal sambil merasakan atmosfer kota yang hangat dan bersahaja.

Soto dan Nasi Campur: Sarapan Penuh Karakter

Soto Pak Koya di Kraksaan menjadi ikon kuliner yang legendaris di Probolinggo. Kuahnya bening namun kaya rasa, dipadukan dengan koya gurih dan suwiran ayam atau daging sapi empuk, menghadirkan sarapan sempurna.

Soto ini biasanya disajikan dengan nasi hangat, jeruk nipis, dan sambal khas. Banyak penduduk lokal menjadikan hidangan ini pilihan utama untuk sarapan hingga makan siang.

Nasi Campur Nyak Nyong menghadirkan kekayaan lauk khas kota ini. Satu porsi menyajikan beragam lauk berbumbu, sambal pedas, dan pelengkap tradisional yang membuat rasanya gurih dan pedas dominan.

Tempat ini selalu ramai saat jam makan siang, menunjukkan kepopulerannya di kalangan warga. Menu ini cocok bagi pencinta makanan dengan rasa kuat dan autentik Jawa Timur.

Rawon dan Bakso: Rasa Klasik yang Konsisten

Rawon Nguling menjadi kebanggaan kuliner Probolinggo. Kuah hitam pekat dari kluwek, potongan daging sapi empuk, dan aroma rempah yang kuat membuat hidangan ini terkenal di seluruh Jawa Timur.

Disajikan dengan nasi putih, sambal, tauge pendek, dan telur asin, rawon ini mempertahankan rasa gurih yang konsisten sejak puluhan tahun. Wisatawan menjadikannya tujuan utama saat berburu kuliner di Probolinggo.

Bakso Eddy terkenal sebagai bakso favorit di kota ini. Tekstur baksonya kenyal, kuahnya gurih dan bersih, disajikan panas untuk sensasi rasa maksimal.

Pilihan menunya beragam, mulai dari bakso polos hingga bakso campur. Kesederhanaan rasa menjadi keunggulan yang membuat tempat ini dicintai berbagai generasi.

Warung Tradisional dan Minuman Khas: Pedas, Gurih, dan Menghangatkan

Warung Bu Lely menyajikan bebek dan ayam goreng pedas dengan bumbu meresap. Daging digoreng garing di luar namun empuk di dalam, disajikan dengan sambal pedas khas yang menggugah selera.

Tempat ini cocok untuk makan bersama karena suasananya santai dengan meja berbagi. Keaslian rasa pedas menjadi daya tarik utama bagi pengunjung lokal maupun wisatawan.

Warung Lee menawarkan rawon dan soto dengan cita rasa rumahan. Kuahnya tidak terlalu berat tetapi kaya bumbu, membuatnya nyaman di lidah segala usia.

Mie Combor Kraksaan menjadi kuliner khas yang unik dan jarang ditemui di daerah lain. Hidangan ini memadukan mie kuning, kuah kental berbumbu, lontong, tahu, dan sambal pedas yang medok dan gurih.

Sego Pecel Mbah Sri tetap menjadi favorit sarapan maupun makan ringan. Nasi pecel disiram dengan sambal kacang gurih dan pelengkap sayuran segar, menciptakan rasa legit dan sedikit pedas yang konsisten.

Sirup Pokak Ibu Indri menjadi minuman tradisional yang tak boleh dilewatkan. Terbuat dari jahe, kayu manis, dan gula, sirup ini bisa dinikmati hangat maupun dingin dan dipercaya menghangatkan tubuh.

Probolinggo menyajikan kuliner yang lebih dari sekadar makan, tetapi pengalaman budaya. Setiap hidangan menceritakan tradisi, bumbu khas, dan cara masak turun-temurun yang mempertahankan rasa autentik.

Bagi wisatawan, menjelajahi kuliner Probolinggo sama pentingnya dengan mengunjungi destinasi wisata alam. Dari sarapan soto bening hingga segelas sirup pokak, kota ini menawarkan pengalaman rasa yang lengkap dan memikat.

Kuliner Probolinggo menunjukkan keberagaman rasa dalam satu kota. Bumbu berani, rempah melimpah, dan teknik memasak turun-temurun menjadikan setiap hidangan terasa khas dan tak terlupakan.

Wisata kuliner di Probolinggo dapat dinikmati oleh semua kalangan. Dari anak-anak hingga orang dewasa, rasa autentik kota ini mampu memikat setiap lidah pengunjung.

Dengan berbagai pilihan mulai dari soto, rawon, nasi campur, bakso, hingga minuman tradisional, Probolinggo menjadi destinasi kuliner wajib. Setiap tempat makan menawarkan cerita, sejarah, dan rasa yang berbeda-beda.

Mengunjungi kota ini bukan hanya soal transit sebelum ke Gunung Bromo. Melainkan kesempatan untuk menikmati perjalanan rasa yang kaya, dari hidangan berkuah, gorengan pedas, hingga minuman hangat tradisional.

Kuliner Probolinggo membuktikan bahwa kota transit bisa menyimpan pengalaman kuliner tak terlupakan. Dengan resep tradisional yang konsisten dan tempat makan legendaris, setiap suapan menjadi perjalanan budaya yang nikmat.

Probolinggo bukan sekadar gerbang menuju Bromo, tetapi surga kuliner yang menyajikan rasa autentik Jawa Timur. Dari sarapan hingga hidangan penutup, kota ini selalu menawarkan pengalaman kuliner yang lengkap.

Terkini